Palentin day

Kamis, 14 Februari 2008

Gue gak inget kapan kenalan ama palentin (valentine), apa emang gak pernah kenalan kali,cuma sekedar tau bahwa ada sebuah hari/waktu yang di anggap sebagai hari berkasih sayang (bener gak ya defenisi gue,kalo bener syukur, kalo salah jangan di syukurin ya...). 

Terus terang gue gak pernah merayain palentin,waktu gue punya pacar and gak punya pacar,palentin day tu gak pernah ada di agenda hidup gue. dan syukurnya orang orang yang jadi pacar gue tu pada katrok semua jadi gak gitu kenal kenal banget ma yang namanya palentin.

Mari sekarang kita kembali ke abad ke 3 SM, tuk melihat asal muasalnya Valentine Day.

Coba loe baca baik baik tulisan di bawah nie

Valentine atau Valentinus sebetulnya adalah seorang yang terbunuh mempertahankan ajaran agamanya. Valentinus sebenarnya adalah tokoh agama Kristen, yang karena kesalehan dan kedermawanannya diberi gelar Saint atau Santo. Saint hanya dihubungkan dengan nama seorang penganjur atau pemimpin besar agama Kristen dan karenanya tidak dapat diberikan kepada sembarang pemeluk agama Kristen yang tingkat beragamanya masih rendah. Saint Valentine ini, karena pertentangannya dengan penguasa Romawi waktu itu, berakhir dengan pembunuhan atas dirinya pada abad ke 3 M, tepatnya tanggal 14 Februari tahun 270 M. Menurut kepercayaan Kristen, kematian Valentine ini dikategorikan mati syahid, sebagaimana orang Islam menyebut mati syahid bagi para Muslim yang terbunuh dalam peperangan mempertahankan agamanya, Kematian yang tragis, kesalehan dan kedermawanan Valentine ini tidak dapat dilupakan oleh para pengikutnya. Valentine dijadikan simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan seorang Kristen menghadapi kenyataan di dalam hidupnya. Namanya dipuja dan diagungkan, serta hari kematiannya diperingati oleh pengikutnya dalam setiap upacara keagamaan yang dianggap sesuai dengan peristiwa tragis itu. Upacara peringatan yang pada mulanya bersifat religius itu dimulai pada abad ke7M dan berlangsung sampai abad ke 14, dan setelah abad itu signifikansi keagamaannya mulai hilang dan tertutup oleh upacara yang non-agamis. Valentine's Day atau Hari Valentine adalah hari kematian Valentine, yang kemudian diperingati oleh para pengikutnya setiap tanggal 14 Februari. Hari Valentine ini kemudian dihubungkan pula dengan pesta atau perjamuan kasih sayang bangsa Romawi Kuno yang disebut Supercalia yang biasanya jatuh pada tanggal 15 Februari. Setelah orang Romawi itu masuk Kristen maka pesta Supercalia itu secara religius dikaitkan dengan upacara kematian Santo Valentine. Di Amerika, Valentine ini dipopulerkan dalam bentuk Greeting Card (kartu ucapan selamat), terutama sejak berakhirnya Perang Dunia I. Demikianlah nama dan artinya semula, lama kelamaan orang-orang hanya menyebut namanya lewat greeting card, pesta persaudaraan, tukar menukar kado, tanpa mengetahui latar belakang sejarahnya yang berumur lebih dari 1700 tahun yang lalu. sudahlah pasti bahwa orang Kristen, tentu akan mengerti betul apa maksudnya dan apa latar belakang mereka merayakan Valentine's Day.

Naah loe dah pada ngerti lom, jadi kira kira kita boleh kagak ya ikut merayainnya.

Kita kaum Muslimin kagak boleh alias haram ikut-ikutan merayakan perayaan tersebut karena ada unsur syiar dan Tasyabbuh—yaitu perbuatan sesorang yang menjadikan ia menyerupai golongan lain baik ada niat tasyabbuh atau kagak—dengan tradisi orang kafir atau orang-orang fasiq, bahkan bisa kufur kalau sampai condong kepada pembenaran agama kafir.

Selain alasan-alasan di atas juga ada sebab–sebab lain yang menyebabkan kita kagak boleh ikut-ikutan perayaan tersebut yaitu:
1. Pertama nie
Bahwa itu adalah hari raya bid’ah sayyiah, kagka ada dasarnya dalam syari’at.
2. Kedua.
Bahwa itu akan menimbulkan kecengengan
dan kecemburuan.
3. Ketiga.
Bahwa itu akan menyebabkan sibuknya hati dengan perkara-perkara bodoh yang bertolak belakang dengan tuntunan para salaf.
Semua hal yang telah disebutkan di atas adalah sebagian dari alasan mengapa kita kagak diperbolehkan ikut-ikutan merayakan perayaan tersebut

nie ada pendapat temen temen gue tentang palentin

Fina+Stonerrr

Merayakan Valentin = Dosa (nie maksudnya bagi kita kita yang muslim)

Gimana gak dosa, buat yang pacaran dan otomatis pasti sang setan gak bakalan tinggal diam lihat orang yang berduaduaan, terus buat orang yang gak punya pacar juga nimbulin dosa, cos buat si hati jadi ngiriii he he he (ketawa die)

Masayu

Valentine = Nama seorang santo (eee kok tau die ye)

So,kenapa harus di rayakan sbg hari kasih sayang, hari kasih sayang tu bisa setiap hari, gak harus "Valentine" (14 Peb), cuma ntah kenapa sebagian orang pacaran lebih mengistimewakan hari tersebut, bukan hanya itu, orang yang gak pacaran pun ikut ikutan merayakannya. 

Kenapa juga nama orang di rayakan, jadi intinya sama aja dosa.

*****

Itu komentar mereka lho

jadi klo ada komen nya kagak berkenan, itu di luar tanggung jawab gue

hayoo siapa yang mau berkasih sayang ma gue 


0 comments: